Bersih-Bersih Kawasan Mangrove Bersama Karang Taruna x KKN 04 UINSA

  • Jun 22, 2025
  • Andhika Tri
  • Wisata Mangrove

Penunggul, 21 Juni 2025 – Semangat peduli lingkungan terus digaungkan oleh pemuda-pemudi Desa Penunggul. Pada Sabtu, 21 Juni 2025, Karang Taruna Desa Penunggul bekerja sama dengan mahasiswa KKN 04 UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melaksanakan kegiatan bersih-bersih kawasan mangrove.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan relawan muda yang antusias sejak pagi hari. Dengan membawa kantong sampah, sarung tangan, dan peralatan sederhana, mereka menyisir kawasan hutan mangrove untuk mengumpulkan sampah plastik, botol bekas, serta limbah rumah tangga yang terbawa arus laut.

Menjaga Ekosistem Pesisir

Mangrove merupakan ekosistem penting yang berfungsi sebagai penahan abrasi, tempat hidup biota laut, serta penjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Namun, keberadaan sampah seringkali mengganggu pertumbuhan mangrove dan mencemari habitatnya.

Ketua Karang Taruna Desa Penunggul menyampaikan, kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan, tetapi juga bentuk edukasi bagi masyarakat.

“Kami ingin mengajak warga, terutama generasi muda, untuk sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Mangrove ini bukan hanya milik desa, tetapi aset bersama untuk masa depan,” ujarnya.

Sinergi Pemuda dan Mahasiswa

Mahasiswa KKN 04 UINSA turut berperan aktif dalam kegiatan ini. Mereka melihat langsung bagaimana kondisi mangrove di Desa Penunggul dan memberikan sosialisasi singkat terkait pengelolaan sampah.

“Kami merasa bangga bisa bersinergi dengan Karang Taruna. Kegiatan sederhana ini mudah-mudahan bisa berdampak besar, terutama dalam menumbuhkan kesadaran ekologis,” ungkap salah satu mahasiswa peserta KKN.

Harapan Ke Depan

Kegiatan bersih-bersih ini diakhiri dengan penanaman simbolis bibit mangrove baru sebagai wujud komitmen untuk menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir.

Karang Taruna dan KKN 04 UINSA berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dalam program-program lingkungan berkelanjutan. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin dan melibatkan lebih banyak lapisan masyarakat.

Penunggul, 21 Juni 2025 – Semangat peduli lingkungan terus digaungkan oleh pemuda-pemudi Desa Penunggul. Pada Sabtu, 21 Juni 2025, Karang Taruna Desa Penunggul bekerja sama dengan mahasiswa KKN 04 UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melaksanakan kegiatan bersih-bersih kawasan mangrove.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan relawan muda yang antusias sejak pagi hari. Dengan membawa kantong sampah, sarung tangan, dan peralatan sederhana, mereka menyisir kawasan hutan mangrove untuk mengumpulkan sampah plastik, botol bekas, serta limbah rumah tangga yang terbawa arus laut.

Menjaga Ekosistem Pesisir

Mangrove merupakan ekosistem penting yang berfungsi sebagai penahan abrasi, tempat hidup biota laut, serta penjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Namun, keberadaan sampah seringkali mengganggu pertumbuhan mangrove dan mencemari habitatnya.

Ketua Karang Taruna Desa Penunggul menyampaikan, kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan, tetapi juga bentuk edukasi bagi masyarakat.

“Kami ingin mengajak warga, terutama generasi muda, untuk sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Mangrove ini bukan hanya milik desa, tetapi aset bersama untuk masa depan,” ujarnya.

Sinergi Pemuda dan Mahasiswa

Mahasiswa KKN 04 UINSA turut berperan aktif dalam kegiatan ini. Mereka melihat langsung bagaimana kondisi mangrove di Desa Penunggul dan memberikan sosialisasi singkat terkait pengelolaan sampah.

“Kami merasa bangga bisa bersinergi dengan Karang Taruna. Kegiatan sederhana ini mudah-mudahan bisa berdampak besar, terutama dalam menumbuhkan kesadaran ekologis,” ungkap salah satu mahasiswa peserta KKN.

Harapan Ke Depan

Kegiatan bersih-bersih ini diakhiri dengan penanaman simbolis bibit mangrove baru sebagai wujud komitmen untuk menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir.

Karang Taruna dan KKN 04 UINSA berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dalam program-program lingkungan berkelanjutan. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin dan melibatkan lebih banyak lapisan masyarakat.