Kunjungan Kerja Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur ke Desa Wisata Bahari Penunggul Mangrove Park

  • Aug 07, 2024
  • totohp

Penunggul, 6 Agustus 2024 – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur, Bapak Suherman, melakukan kunjungan kerja ke Desa Wisata Bahari Penunggul Mangrove Park hari ini. Kunjungan ini bertujuan untuk menilai potensi dan perkembangan kawasan wisata serta mengeksplorasi peluang integrasi Perikanan dalam program pengembangan wisata.

Kunjungan tersebut dimulai dengan sambutan hangat dari Kepala Desa Penunggul, yang di wakili oleh Bapak Sekretaris Desa Penunggul, Bpk. Abdul Rohmad Noloyudo dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pengelola desa wisata, perwakilan kelompok nelayan lokal, serta masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bpk. Abdul Rohmad Noloyudo menekankan pentingnya dukungan dari Dinas Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan mangrove dan mendukung keberlanjutan desa wisata.

Selama kunjungan, Bapak Suherman dan tim meninjau langsung beberapa area di Penunggul Mangrove Park, termasuk ekosistem mangrove dan fasilitas budidaya tanaman mangrove yang ada. Beliau juga berkesempatan untuk berdialog dengan para nelayan dan pengelola kawasan mengenai tantangan serta peluang yang dihadapi dalam pengelolaan sumber daya laut.

“Desa Wisata Bahari Penunggul Mangrove Park merupakan contoh yang luar biasa dalam mengintegrasikan konservasi lingkungan dengan pengembangan wisata. Kami melihat potensi besar untuk melibatkan sekolah-sekolah dalam program edukasi lingkungan di sini,” ujarnya.

Kunjungan ini juga mencakup diskusi antara Dinas Perikanan, pengelola desa wisata, dan perwakilan masyarakat sekitar mengenai potensi program mangrove berbasis lapangan. Diskusi tersebut menghasilkan ide-ide inovatif tentang bagaimana memanfaatkan kawasan mangrove sebagai laboratorium hidup untuk pembelajaran tentang ekosistem, konservasi, dan keberlanjutan.

Selain itu, Bapak Ahmad menegaskan pentingnya kerjasama antara sektor Perikanan dan pariwisata untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan relevan bagi siswa. “Dengan mengintegrasikan aspek Perikanan dalam pengembangan wisata, kita tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi lokal tetapi juga membekali generasi muda dengan pengetahuan dan kesadaran lingkungan yang lebih mendalam,” tambahnya.

Dalam diskusi yang diadakan, berbagai topik dibahas, termasuk strategi pengelolaan kawasan wisata berkelanjutan, pelatihan teknis untuk peningkatan produk mangrove, dan peningkatan fasilitas wisata mangrove. Bapak Faisal juga menekankan pentingnya penerapan teknologi terbaru untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor wisata di kawasan penunggul mangrove park.

“Kami akan berupaya mendukung desa wisata ini dengan program dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan pengelola desa wisata bahari. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan kita dapat menciptakan model pengelolaan sumber daya laut yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga ramah lingkungan,” tambah Bapak Suherman.

Kehadiran Kepala Dinas Perikanan dalam kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pengelolaan mangrove dan pengembangan wisata, serta mendukung upaya desa wisata untuk terus berkembang sebagai destinasi yang mengedepankan keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat setempat.