Mahasiswa Universitas Brawijaya Tanam Mangrove Lagi di Penunggul Mangrove Park

  • Nov 09, 2025
  • Andhika Tri
  • Wisata Mangrove

Penunggul, 8 November 2025 — Suasana akhir pekan di Penunggul Mangrove Park terasa sedikit berbeda. Pada Sabtu pagi, kawasan mangrove ini ramai oleh kehadiran puluhan mahasiswa dari Universitas Brawijaya (UB) Malang yang datang untuk melakukan penelitian, plotting area, dan penanaman mangrove bersama.

Kedatangan para mahasiswa ini disambut hangat oleh perangkat desa dan pengelola Penunggul Mangrove Park. Dengan semangat gotong royong, mereka langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran dan pengamatan vegetasi mangrove, sekaligus menyiapkan area penanaman baru di tepi pantai.

Bibit-bibit mangrove yang mereka tanam, seperti Rhizophora dan Avicennia, diharapkan dapat membantu memperkuat garis pantai serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang belajar langsung bagi para mahasiswa untuk memahami kondisi lingkungan pesisir secara nyata.

“Kami senang bisa belajar langsung di lapangan, apalagi di tempat seindah ini. Penunggul Mangrove Park benar-benar menunjukkan bagaimana alam bisa tumbuh berdampingan dengan masyarakat yang peduli,” ujar salah satu mahasiswa peserta kegiatan.

Penanggung Jawab Kepala Desa Penunggul turut mengapresiasi inisiatif mahasiswa UB yang meluangkan waktu untuk berkontribusi dalam pelestarian alam.

“Kami sangat terbuka untuk kegiatan seperti ini. Semoga kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut, karena mangrove bukan hanya penting untuk lingkungan, tapi juga untuk masa depan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Selain menanam mangrove, para mahasiswa juga melakukan plotting area penelitian yang akan digunakan untuk memantau pertumbuhan mangrove ke depannya. Kegiatan berlangsung hingga siang hari, ditutup dengan sesi foto bersama dan obrolan ringan antara mahasiswa dan warga.

Kehadiran mahasiswa UB di Penunggul Mangrove Park menjadi bukti bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat bisa berjalan harmonis untuk tujuan bersama — menjaga dan mencintai alam.